Home / Gerabah Kasongan

Gerabah Kasongan

gerabah-kasongan

Sebentar lagi akhir tahun akan tiba, tentu saja akan lebih baik jika menghabiskan waktu bersama keluarga.  Liburan yang akan anda nikmati nanti tidak melulu harus di rumah, anda bisa juga mengajak buah hati dan sanak famili untuk melakukan kegiatan yang seru dan menyenangkan.  Selain bisa menghilangkan rasa penat, liburan juga bisa menjadi ajang silaturahmi untuk mempererat kasih sayang antara satu dan yang lain.  Inilah yang kemudian disebut dengan istilah quality time. 

Jangan hanya berjalan-jalan di pusat perbelanjaan atau mall saja, lebih jauh anda bisa melakukan rekreasi ke berbagai tempat yang tidak hanya menjadi hiburan tetapi juga menjadi tempat yang memiliki nilai edukasi atau pendidikan.  Kota Jogja salah satunya yang bisa anda pilih.   Sudah tidak diragukan bahwa kota ini surganya wisata tidak heran setiap harinya banyak orang yang datang untuk berkeliling dan mengunjungi kota yang satu ini.  Jadi Wisata Jogja bisa anda coba saat liburan nanti.  Lantas jika sudah ke Jogja tempat mana saja yang akan anda kunjungi?  Tidak melulu Malioboro, yuk pergi lebih jauh lagi yaitu ke daerah Kasongan.

Daerah ini menjadi salah satu destinasi wisata yang bisa sudah terdapat dalam paket yang disediakan oleh jasa Paket Wisata Jogja atau Paket Tur JogjaJasa Paket Wisata Jogja atau Paket Tur Jogja yang tersedia juga tidak mematok harga yang sangat tinggi sehingga tidak akan membuat dana liburan anda menjadi bengkak.  Jadi bagi and ayang berencana liburan ke Jogja untuk pertama kalinya anda bisa menggunakan jasa mereka.  Kembali ke daerah Kasongan, daerah ini sangat terkenal sebagai sentra penghasil gerabah kasongan yang berbahan dasar tanah liat.  Gerabah kasongan sudah menjadi salah satu oleh-oleh yang wajib anda beli bahkan anda borong jika anda berkunjung kesini.

Sebelum kita membahas lebih jauh, kita akan kupas dulu sedikit sejarah kenapa pada akhirnya daerah ini dikenal sebagai penghasil gerabah.  Jadi saat zaman Belanda dahulu anda seekor kuda yang mati dia tas tanah seorang warna.  Ternyata kuda ini merupakan kuda miliki reserse Belanda.  Pemilik tanah tersebut takut akan hukuman dari Belanda sehingga tanah itu merelakan tanahnya.  Tindakan pemilik tanah tersebut juga ikuti oleh penduduk desa yang lain.  Mayoritas penduduk yang memang bekerja sebagai petani tentu pada akhirnya tidak memiliki pekerjaan lain.  Hingga akhirnya mereka mencari alternatif pekerjaan baru untuk mencari uang.  Akhirnya mereka mengolah tanah dan membuat berbagai peralatan dapur.

Zaman demi aman berganti, kerajinan tanah liat tersebut akhirnya dikenal sebagai gerabah atau tembikar. Lambat laut desa kasongan dikenal sebagai desa penghasil gerabah.  Untuk lebih mudah dinamakan gerabah hasil desa ini dengan nama gerabah kasongan.  Dahulu semua gerabah yang dibuat dari bahan tanah liat, namun sekarang pengrajin gerabah memanfaatkan barang dan bahan lain untuk dicampurkan seperti kayu, bambu, batok kelapa, rotan serta bahan besi.  Gerabah kasongan juga tidak hanya berupa peralatan makan seperti piring, kendi, gelas atau mangkuk semata, tetapi sudah berkembang misalnya saja vas bunga, pot bahkan hiasan dinding.  Gerabah kasongan juga memiliki harga yang variatif mulai dari puluhan ribu hingga ratusan rupiah tergantung dari tingkat kesulitan serta kerumitan dalam pembuatanya.

Salah satu tujuan Wisata Jogja yaitu desa Kasongan ini sudah merupakan desa wisata.  Di desa iini banyak juga terdapat show room atau ruang pajang yang memamerkan semua hasil karya gerabah dari desa ini.  Ada juga galeri yang menunjukan kerajinan berbahan gerabah misalnya guci, lampu hias, miniatur hewan, miniatur bangunan, miniatur kendaraan, patung, tas bahkan souvenir.  Yang menarik di Wisata Jogja desa Kasongan ini adalah adanya patung legendaris yaitu patung loro blonyo.

Patung loro blonyo merupakan patung yang dilambangkan sebagai sepasang pengantin yang terdiri dari laki-laki dan perempuan.  Patung loro blonyo ini dipercaya bisa memberikan keberuntungan atau hoki jika diletakan dalam rumah.  Patung loro blonyo sendiri sudah dibuat sedemikian rupa sehingga banyak sekali pose dalam berbagai gerakan misalnya duduk, berdiri dan lain-lain.  Patung loro blonto ini merupakan salah satu patung yang diangkat dari patung pengantin yang ada di kraton Jogjakarta.  Desa Kasongan ini juga menyediakan beberapa galeri yang membuka kursus singkat untuk membuat gerabah.  Tentu hal ini bentuk Wisata Jogja yang tidak akan anda temukan di tempat lain.

Lantas jika anda tertarik ke desa Kasongan, bagaimana caranya anda bisa kesana?  Pertama tentu anda harus memiliki kendaraan baik itu kendaraan berupa motor atau mobil.  Tetapi jika anda ke Jogja dengan kendaraan umum, anda tidak perlu takut karena banyak tersedia jasa  Rental Motor Jogja  serta jasa Rental Mobil Jogja yang bisa anda gunakan. Jasa  Rental Motor Jogja serta jasa Rental Mobil Jogja yang ada juga tidak terlalu mahal, sehingga bisa sangat memberikan kenyamanan liburan bagi anda.   Jika anda liburan ke Jogja bersama keluarga bahkan buah hati, tentu anda sebaiknya mendatangi jasa  Rental Mobil Jogja namun jika anda pergi dengan pasangan atau seorang diri anda cukup datang ke jasa Rental Motor Jogja  yang dari segi harga tentu lebih hemat. 

Untuk ke desa Kasongan ada cukup pergi menuju arah selatan dati kota Jogja. Setelah melewati jalan bantul anda akan menemukan perempatan Dongkelan, dengan perjalanan 10 menit sampai 20 menit, anda sudah tiba di desa Kasongan ini.  Jadi tunggu apa lagi, segera angkat ransel atau koper anda menjelajahi Wisata Jogja yang satu ini.